Stunting Sejak Lahir, Ismail Ingin Sekolah dengan Layak
Berjuang Ditengah Keterbatasan, Bantu Remaja Stunting ini Bisa Tetap Sekolah
Rp 5.533.683
terkumpul dari Rp 50.000.000
Terkumpul
Rp 5.533.683
Donatur
78
Malang tak dapat di tolak, itulah yang dapat menggambarkan kehidupan Seorang Remaja 14 tahun yang menderita stunting sejak lahir
“Saat itu sekumpulan bocah sedang bermain di perkampungan Manggala, Sulawesi selatan. Diantara mereka ada salah seorang anak yang mencuri perhatian kami, ternyata anak itu bernama ismail sigit. usianya saat ini menginjak 14 tahun, tampak ikut bermain,
Namun kondisi fisiknya berbeda, tingginya kira-kira hanya 60 cm. Terlihat lebih pendek dibanding teman sebayanya, bahkan indra pendengarannya pun tidak berfungsi dengan baik dan harus memakai alat bantu dengar.
***
Ismail Sigit merupakan anak pertama dari pasangan Pak Saharudin dan Bu Rabasia. Dia memiliki 2 adik yang usia nya terpaut 2 tahun dan 4 tahun. Selain mengalami keterbatasan pertumbuhan, Ismail juga harus menggunakan alat bantu baru bisa mendengar dengan baik,
Ditambah cara bicaranya tidak begitu jelas. Ia hanya bisa memahami pembicaraan orang jika menggunakan alat bantu di telinganya. Bu Rabasiah bercerita, saat ismail lahir, berat badannya berada dibawah batas normal, bahkan sempat divonis meninggal
Faktor ekonomi lah yang membuat pertumbuhan Ismail terhambat sehingga kekurangan gizi. Kini Ismail malu dengan kondisi fisiknya bahkan sempat enggan masuk sekolah karena sering diejek kerdil oleh teman sebaya nya. Saat ini Ismail sudah kelas 3 SMP
“Saya sedih tiap ke sekolah bertemu teman-teman selalu diejek kerdil. Tapi saya harus tetap semangat dan kuat, ini demi membahagiakan bapak dan ibu,” cerita Ismail
Meski memiliki keterbatasan, Ismail dikenal sebagai anak yang rajin dan penurut terhadap orang tua. Saat ini bapak hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dan ibu nya hanya bekerja sebagai penjual kue. Kedua nya tidak memiliki penghasilan tetap dan lebih.
Maka dari itu, untuk meringankan beban kedua orangtua nya, Ismail membantu keuangan keluarga dengan menjual bensin eceran. Terlebih saat ini lebih banyak belajar online daripada tatap muka.
Bapak dan ibu tak mampu membelikan HP untuk ismail belajar, karena untuk makan sehari-hari saja sulit. Oleh karena itu, uang dari menjual bensin eceran ia kumpulkan demi bisa sekolah dengan layak dan tak ketinggalan pelajaran.
#pejuangkebaikan, maukah kamu membantu kesulitan ismail ? harapannya saat ini, ia hanya ingin bisa terus sekolah dengan layak untuk merubah masa depan keluarga nya menjadi lebih baik.
Disclaimer:
Fundraising ini merupakan bagian dari program bantuan beasiswa pendidikan yang mana penghimpunannya akan disalurkan untuk pemenuhan pendidikan yatim dan dhuafa. Dana yang terhimpun akan disalurkan untuk ismail dan keluarga dhuafa lainnya.
WA/SMS/CALL : Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Fundraiser
Gotong royong sebagai fundraiser program ini.
Jadi fundraiser sekarang jugaBerita
07 Aug 2021
Program Dirilis
Belum Ada Berita
Donatur
Syachria Ade Putri
Sebesar Rp 25.000
Pada: 43 menit yang lalu
Semoga dpt membantu & menjadi amal bagi para donatur & semoga kita selalu diberikan rezeki yg halal utk membantu sesama yg membutuhkan, amin
Hamba Allah
Sebesar Rp 200.038
Pada: 1 jam yang lalu
Tetap semangat yah dek. Kerja keras gak mengkhianati hasil. Tuhan Berkati.
Hamba Allah
Sebesar Rp 100.826
Pada: 2 jam yang lalu
elzsa indiera
Sebesar Rp 20.225
Pada: 2 jam yang lalu
Hamba Allah
Sebesar Rp 100.000
Pada: 5 hari yang lalu
Tamara
Sebesar Rp 200.000
Pada: 5 hari yang lalu
Komentar
Posting Komentar